Usaha Pembuatan dan Pemasaran Instalasi Biogas dan Pupuk Organik sebagai Sistem Pengolahan Limbah Terpadu dalam Upaya Mengatasi Pencemaran Lingkungan dan Pengembangan Potensi Daerah

Latar belakang masalah

Indonesia mempunyai potensi kekayaan alam yang melimpah termasuk kekayaan ternaknya. Potensi ternak selama ini belum dikembangkan sepenuhnya. Sebagian peternakan di Indonesia adalah peternakan yang bersifat tradisional. Termasuk dalam pengolahan hasil dan limbahnya belum tersentuh teknologi. Dari sisi lain keterbatasan pupuk buatan dipasaran menyebabkan tingginya harga pupuk sehingga banyak petani yang tidak mampu membelinya. Kondisi ini diperparah dengan adanya krisis energi yang sudah bebrapa tahun melanda Indonesia, pada tahun 2000 cadangan minyak Indonesia sekitar 5123 metrik barel (MB) dan tahun 2004 menjadi sekitar 4301 MB. Penurunan cadangan minyak disebabkan oleh dua faktor utama yaitu eksploitasi minyak selama bertahun-tahun dan minimnya eksplorasi atau survei geologi untuk menemukan cadangan minyak terbaru. Tanpa ditemukan cadangan minyak baru, praktis persedian minyak di Indonesia hanya dapat dieksploitasi sampai sekitar 30 tahunan. Konsumsi terhadap produk minyak/Bahan Bakar Minyak terus mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi di Indonesi. Ditinjau dari kesehatan, masalah lain yang ditimbulkan oleh sumber energi fosil adalah residu dari hasil pembakarannya. Proses pembakaran yang tidak sempurna akan menghasilkan karbon monoksida (CO) yang berbahaya bagi metabolisme tubuh jika terhirup oleh manusia, hal ini harus segera dicarikan solusi agar krisis pupuk dan krisis energi yang terjadi dapat diatasi.

Informasi lebih lanjut klik di sini